Laman

Rabu, 08 Desember 2010

Persiapkan Pensiun mu



Salah satu alasan kenapa saya menjalankan Oriflame adalah : persiapan masa pensiun ! yup bener... P E N S I U N

kok jauh bener tujuannya ? kan masih muda, kan masih produktif, ngapain mikirin pensiun ??
mungkin itu pertanyaan yang akan diajukan sebagian orang... kebanyakan orang malah

hellowww.... yang muda pastinya akan menjadi tua bukan ??
yang sekarang masih kerja dengan posisi bagus, suatu saat akan pensiun juga bukaan ?

nah coba hitung deh... kalau rata-rata usia hidup, 70tahun... dan usia pensiun adalah 55tahun, maka masih ada 15tahun dimana kita butuh biaya untuk hidup

trus dapet darimana ini biayanya ??

udah uzur, sakit-sakitan... pekerjaan apa sekiranya yang bisa dilakukan supaya tetap memberi penghasilan demiii mencukupi biaya hidup ?

sukur-sukur anak udah pada berkeluarga dan cukup mapan... bisalah numpang hidup ama anak... (walopun saya ga terlalu setuju sama yang seperti ini yaa)

trus gimana kalo anak-anaknya tergolong gak mampu ?? malah kita mesti bantu-bantu ngurus dan biayain sekolah cucu ?
biaya pendidikan makin lama makin mahal ciiinnn... kasian bener cucu-cucu kita kalo ga bisa sekolaah

financial planner bilang : investasi dari sekarang !!
sisihkan penghasilan kita saat ini untuk masa pensiun nanti...
itu baguus... tapiiii akan lebih baik kalo masih punya penghasilan di masa pensiun bukan ??
jadi insya allah duit-nya gak habis-habis

kalau cuma invest, dan mengandalan investasi itu untuk biaya hidup... sedikit-2 diambilin pasti lama-lama akan habis... tuul gak ?
lain hal nya kalau tetap berpenghasilan

nah, kenapa Oriflame ??
pada level tertentu Oriflame akan memberikan passive income buat para konsultannya..... jadi tanpa perlu pusing-pusing menjalankan bisnisnya, Oriflame akan tetap membayarkan gaji (bonus) kepada konsultannya secara rutin setiap bulan... yes, setiap bulan
gak cukup dengan bonus yang diberikan ?? ya sutra jalanin aja terus bisnisnya....... kakek nenek juga masih bisa kook :)
ga perlu tenaga banyak, ga perlu modal banyak, ga perlu waktu banyak

sooo....... tetep bisa have fun menikmati masa tua dan kebersamaan bersama keluarga...
bisa konsen beribadah demi menyiapkan kehidupan di akhirat...
bisa ajak anak-anak pergi haji bareng-bareng setahun sekali
bisa ajak cucu liburan ke disneyland
bisa mendirikan mesjid... lembaga-2 sosial untuk orang-orang yang kurang mampu
bisa punya seribu anak asuh yang putus sekolah...
aaah indahnya... dunia bisa dinikmati, akhirat juga diperjuangkan.... semoga Allah memberikan ridho-Nya.... amieen

pengin siapin masa pensiun juga ? just inbox me yaaw...

Sabtu, 04 Desember 2010

The Power of Kepepet

The Power of Kepepet dan kebetulan-kebetulan pun terjadi...


lucu ya... karena kepepet, kucing pun terpaksa makan daun :)
"Seandainya sekarang Anda tidak memiliki uang tabungan. Penghasilan pun kurang dari 5 juta sebulan. Apakah Anda bisa mendapatkan uang 50 juta, jam 9 esok hari?" Saat saya menanyakan pertanyaan ini kepada peserta seminar,hampir semua menjawab, tidak bisa. Kenapa? Karena mereka  mengukur kemampuannya berdasarkan kondisi normal mereka. Dengan penghasilan 5 juta perbulan, jika saving-nya 2 juta perbulan, maka perlu 25 bulan untuk mendapatkan 50 juta.

Bagaimana jika pertanyaan saya ubah? Seandainya, malam hari ini, anak Anda atau orang yang paling Anda sayangi mendadak sakit keras. Dokter mendiagnosa ada sebuah tumor ganas yang harus dioperasi besok juga, jika tidak, maka nyawanya akan melayang. Sedangkan operasi hanya bisa dilaksanakan jika Anda menyerahkan uang tunai sejumlah 5 juta rupiah sebelum jam 9 esok hari. Bagaimana? Apakah Anda masih akan mengatakan tidak bisa? Mayoritas akan menjawab, "Harus bisa". Kenapa? Karena kepepet, jika
tidak, nyawa orang yang kita cintai tsb akan melayang.

Jadi sebenarnya jika dalam kondisi yang kepepet dan tidak diberikan pilihan untuk "tidak bisa", manusia akan mencari jalan untuk berpikir "bagaimana harus bisa". Tetapi kenapa sukses, kaya, membahagiakan orang tua atau keluarga, seolah bukan suatu kebutuhan yang mendesak?

Sesungguhnya manusia telah diciptakan dengan potensi luar biasa, di luar apa yang kita pikirkan. Hanya saja potensi tersebut seringkali hanya akan keluar pada kondisi terdesak, seperti seorang nenek bisa melompat dari gedung setinggi 5 meter, saat kebakaran.

KEPEPET VS IMING-IMING

Ada 2 sebab yg membuat orang tak tergerak untuk berubah. Yang pertama adalah impiannya kurang kuat, yang kedua tidak kepepet. Dua hal tersebut yang seringkali disebut orang sebagai motivasi. Kesalahan fatal yang timbul oleh sebagian besar motivator ataupun trainer motivasi lainnya adalah hanya menggunakan impian sebagai 'iming-iming' untuk menggerakkan audiens. "Apa Impian anda? Siapa yang impiannya punya mobil mewah? Rumah mewah? atau bahkan kapal pesiar?" Memang, saat di ruang seminar, mereka sangat terbawa dan termotivasi oleh sang motivator. Tapi masalahnya, sepulang dari seminar, mereka dihantam kemalasan, mungkin juga halangan-halangan bahkan seringkali oleh orang-orang yang mereka sayangi.

Apa jadinya? Mereka tetap diam ditempat.

Contoh yang kedua, ada seorang salesman yang bekerja di suatu perusahaan. Seperti perusahaan lainnya, mereka menerapkan sistem bonus. "Jika anda mencapai target yang telah ditentukan, maka anda akan mendapat bonus jalan-jalan keluar negeri!" kata managernya. "Gimana, semangat?" lanjut manager berinteraksi. "Semagaat..ngat..ngat!" sambut salesman, sambil mengepalkan tangannya seolah siap tempur. Bulan demi bulan pun berlalu tanpa pencapaian target. Kemudian si manager bertanya,"Apa bonus yang aku tawarkan kurang besar?". "Enggak kok Pak, cukup besar, mudah-mudahan bulan depan tercapai Pak". Setelah 3 bulan masa 'iming-iming' tak berhasil, si manager mulai mengubah strategi. Dia berteriak agak
menekan di dalam meetingnya,"Pokoknya, jika anda tidak bisa mencapai target penjualan yang sudah saya tetapkan, anda saya PECAT!". Nah, keluarlah keringat dingin si salesman. Sekeluar dari ruangan dia langsung menyambangi calon-calon customernya, kerjanyapun semakin giat. Malas, malu, nggak pe-denya hilang seketika. Kok bisa? Karena KePePet! Yang dia pikirkan, jika dia tidak dapat memenuhi target, dia akan dipecat. Jika dipecat, penghasilannya akan nol. "Trus anak istriku makan apa?" pikirnya. Anehnya, target penjualan yang selama ini tidak pernah tercapai, bisa juga terlampaui. Itulah yang disebut The Power of Kepepet.

97% orang termotivasi karena Kepepet, bukan karena iming-iming.

Maka dari itu ada pepatah mengatakan bahwa "Kondisi Kepepet adalah motivasi terbesar di dunia!". Banyak perusahaan mengkampanyekan Visi besarnya kepada seluruh karyawannya. Apa jawab mereka? "Emang gua pikirin!". Bukannya salah karyawan yang tidak peduli terhadap visi perusahaan, tapi karena visi itu tak terlihat oleh karyawan. Mereka lebih termotivasi oleh sesuatu yang berupa ancaman, baik situasi dimasa mendatang ataupun berupa punishment.

John P. Kotter (Harvard Business Review) mengemukakan "Establishing Sense of Urgentcy" adalah langkah pertama untuk menggerakkan perubahan dalam suatu organisasi. Dengan melihat ancaman-ancaman terhadap kompetisi dan krisis, membuat mereka tergerak, sebelum mengkomunikasikan visi. Fungsi Visi adalah memberikan arah, sedangkan The Power of Kepepet yang mendorong untuk bergerak.

MENCIPTAKAN KONDISI KEPEPET
Coba amati biografi orang-orang sukses, banyak dari mereka yang 'kepepet' sebelumnya. Seperti pegas, saat kita tekan, maka akan menimbulkan gaya tolak yang lebih besar. Trus, apa yang harus kita lakukan? Cara pertama untuk mengeluarkan 'potensi kepepet' kita, dengan cara menvisualisasikan (membayangkan) seolah-olah kita dalam kondisi kepepet, maka kita akan memfungsikan organ tubuh dan hormon-hormon kita, bekerja secara maksimal. Misalnya, bayangkan jika hari ini Anda di-PHK, apa yang Anda rasakan?

Cara kedua, menciptakan kondisi kepepet secara fisik. Misalnya dengan berhutang untuk modal usaha, secara otomatis akan membuat kita termotivasi untuk mengembalikan hutang. Atau, bisa juga kita terima orderan langsung, meskipun usaha belum mulai. Ada juga yang memberanikan diri membayar DP (uang muka) sewa ruko/ kios, setelah itu terpaksa berpikir bagaimana melunasinya. Jika Anda masih single dan tidak punya tanggungan keluarga, mungkin Anda mau langsung mencoba keluar kerja dan mulai usaha?!

Semua itu pilihan Anda lho, jangan salahkan saya untuk risikonya. Tergantung dari karakter masing-masing orang. Saya menempuh cara yang terakhir, cukup konyol, tapi berhasil. Namun jangan lupa, Integritas dan Kredibilitas tetap harus dijaga.

Cara manapun yang akan Anda pilih, yang penting MELANGKAH, jangan kebanyakan mikir atau sekedar membaca tulisan saya ini. Karena kehidupan Anda tidak akan berubah hanya dengan membaca, tapi dengan ACTION.

"Jika rasa sakit terhadap kondisi sekarang tidak kuat, orang tak akan beranjak untuk berubah"

- diambil dari milis SSR -

Kamis, 25 November 2010

Menjemput Rejeki

Gak sengaja nemu archive email lamaaaa banget, tahun 2005. Mungkin dulu ga ada efek apa-apa pas baca cerita ini.. tapi sekarang BEDA, ngennnaaa banget…

Silahkan di simak, mudah-mudahan bisa memberi inspirasi :)

******************************************************************

Setengah jam menjelang adzan Dzuhur, dari kejauhan mata saya menangkap sosok tua dengan pikulan yang membebani pundaknya. Dari bentuk yang dipikulnya, saya hapal betul apa yang dijajakannya, penganan langka yang menjadi kegemaran saya di masa kecil. Segera saya hampiri dan benarlah, yang dijajakannya adalah kue rangi, terbuat dari sagu dan kelapa yang setelah dimasak dibumbui gula merah yang dikentalkan.

Nikmat, pasti.

Satu yang paling khas dari penganan ini selain bentuknya yang kecil-kecil dan murah, kebanyakan penjualnya adalah mereka yang sudah berusia lanjut. "Tiga puluh tahun lebih bapak jualan kue rangi," akunya kepada saya yang tidak bisa menyembunyikan kegembiraan bisa menemukan jajanan masa kecil ini. Sebab, sudah sangat langka penjual kue rangi ini, kalau pun ada sangat sedikit yang masih menggunakan pikulan dan pemanggang yang menggunakan bara arang sebagai pemanasnya.

Tiga jam setengah berkeliling, akunya, baru saya lah yang menghentikannya untuk membeli kuenya. "Kenapa bapak tidak mangkal saja agar tidak terlalu lelah berkeliling," iba saya sambil menaksir usianya yang sudah di atas angka enam puluh. "Saya nggak pernah tahu dimana Allah menurunkan rezeki, jadi saya nggak bisa menunggu di satu tempat. Dan rezeki itu memang bukan ditunggu, harus dijemput. Karena rezeki nggak ada yang nganterin," jawabnya panjang.

Ini yang saya maksud dengan keuntungan dari obrolan-obrolan ringan yang bagi sebagian orang tidak menganggap penting berbicara dengan penjual kue murah seperti Pak Murad ini. Kadang dari mereka lah pelajaran-pelajaran penting bisa didapat. Beruntung saya bisa berbincang dengannya dan karenanya ia mengeluarkan petuah yang saya tidak memintanya, tapi itu sungguh penuh makna.

"Setiap langkah kita dalam mencari rezeki ada yang menghitungnya, dan jika kita ikhlas dengan semua langkah yang kadang tak menghasilkan apa pun itu, cuma ada dua kemungkinan. Kalau tidak Allah mempertemukan kita dengan rezeki di depan sana, biarkan ia menjadi tabungan amal kita nanti," lagi sebaris kalimat meluncur deras meski parau terdengar suaranya.

"Tapi kan bapak kan sudah tua untuk terus menerus memikul dagangan ini?" pancing saya, agar keluar terus untaian hikmahnya. Benarlah, ia memperlihatkan bekas hitam di pundaknya yang mengeras, "Pundak ini, juga tapak kaki yang pecah-pecah ini akan menjadi saksi di akhirat kelak bahwa saya tak pernah menyerah menjemput rezeki."

Sudah semestinya isteri dan anak-anak yang dihidupinya dengan berjualan kue rangi berbangga memiliki lelaki penjemput rezeki seperti Pak Murad. Tidak semua orang memiliki bekas dari sebuah pengorbanan menjalani kerasnya tantangan dalam menjemput rezeki. Tidak semua orang harus melalui jalan panjang, panas terik, deras hujan dan bahkan tajamnya kerikil untuk membuka harapan esok pagi. Tidak semua orang harus teramat sering menggigit jari menghitung hasil yang kadang tak sebanding dengan deras peluh yang berkali-kali dibasuhnya sepanjang jalan. Dan Pak Murad termasuk bagian dari yang tidak semua orang itu, yang Allah takkan salah menjumlah semua langkahnya, tak mungkin terlupa menampung setiap tetes peluhnya dan kemudian mengumpulkannya sebagai tabungan amal kebaikan.

Sewaktu kecil saya sering membeli kue rangi, tidak hanya karena nikmat rasanya melainkan juga harganya pun murah. Sekarang ditambah lagi, kue rangi tak sekadar nikmat dan murah, tapi Pak Murad pedagangnya membuat kue rangi itu semakin lezat dengan kata-kata hikmahnya. Lagi pula saya tak perlu membayar untuk setiap petuahnya itu.
***************************************************************************

See ?... rejeki harus dijemput, bukan cuma duduk diam dan menunggu rejeki datang !!
Kalaupun belum menunjukan hasil, yang penting USAHA sudah dilakukan. Dan yakinlah bahwa sekecil apapun usaha yang dilakukan, dicatat oleh Allah, dan akan diberikan imbal hasilnya suatu saat.. pada saat yang TEPAT

Go Financial Freedom !!!

Sabtu, 13 November 2010

Mari menanam !!



Banyak yang bilang bisnis Oriflame gampang, terbukti mereka udah sukses dan menempati level-level tinggi di Oriflame. Tapii... saya udah join beberapa bulan lalu, atau setahun lalu, atau beberapa tahun lalu.. tapi kok masih begini-begini aja ya ? Jangankan naik level, donlen aja belom punya...
Hallooo.... talk to your self deeh.. Apa yg udah kamu lakukan buat bisnis kamu ini ?
Udah prospek ?
Udah rekrut ?
Beluum ??? ya wajar dong kalau belum naik level...
Apa ? Udah prospek n rekrut, tapi masih banyak yang nolak ? yg udah join pada ga mau jalan ?
trus gimana sikap kamu ? Nyeraah ?
Yaaah kalo gitu wajar juga dong kamu belom naik level


Gini ya... ada hukum yang bicara seperti ini :


Kita mendapat hasil setelah melakukan pekerjaan
 
Kita menggali tanah dan menyirami benih (usaha), menunggu (sabar), dan kemudian memetik.
Usaha + sabar = hasil
 
Coba kita lihat pohon mangga di kebun. Pernah terpikir bagaimana mereka tumbuh dari biji? Mungkin kita membutuhkan beberapa biji untuk menumbuhkan 1 pohon mangga. Sebagian dari kita mungkin bertanya, “Mengapa kita memerlukan begitu banyak biji hanya untuk menumbuhkan satu pohon?” Karena ternyata tidak semua biji akan tumbuh menjadi sebuah pohon...
Dari sini kita dapat belajar dari alam, yaitu: “Sebagian besar benih tidak tumbuh. Jadi, jika kita benar-benar menginginkan sesuatu terjadi, sebaiknya kita mencoba lebih dari satu kali.”

Apa kaitannya dengan bisnis Oriflame ? Artinya... dari sekian orang yang kita rekrut dan mau bergabung, belum tentu semuanya mau jalanin bisnis ini dengan serius, komit dan memiliki visi yang sama dengan kita. Jadi, apa yang perlu kita lakukan ?
Rekrut lagi yang banyaak... 10 : 1, bahkan bisa jadi 50 : 1
Naah... kalau udah ketemu 1 orang ini yang sejalan ama kita, hasilnya pasti akan LUAR BIASA.

Selalu ingat, bahwa bisnis ini adalah bisnis PENOLAKAN. Jadi kita akan selalu menemukan penolakan-penolakan itu.. tapii penolakan-penolakan itu juga pada akhirnya yang akan membuat kita kuat dan tahan banting. Kalau dilihat hasilnya, semua kendala akan terlihat semakin tidak berarti kok... Sabar aja..

Usaha dulu yang keras dan cerdas !
Sabar jika menghadapi hambatan dan rintangan !
Lalu perhatikan HASIL yang akan kita dapatkan...

Siap untuk menanam ??? yuuuk mariiii....

Senin, 08 November 2010

Sharing dari Ms. Jullieta - President Director Oriflame Mexico

Sungguh cerita yang sangat menggunggah. Silakan baca dengan santai, tidak terburu2 dan diresapi. :))


Sharing dari Ms. Jullieta - President Director Oriflame Mexico.



Beliau terbang 2 hari dari Mexico untuk datang ke seminar ini.

Beliau adalah single parents dengan dua anak yang sedang berfikir bgmana cara menghasilkan uang sementara mexico sedang terkena krisis thn 1994. Di saat beliau sedang kuliah lagi untuk memperbaiki kehidupannya, thn 1994 sepupunya mengajaknya berbisnis Oriflame.

Awalnya ms. Jullie hanya tertarik jadi konsumen saja, tapi sepupunya membujuknya untuk menjadi member agar bisa mendapatkan harga member.

Setelah memakai dan membandingkan harga2 cosmetik lain lebih mahal di bandingkan Oriflame, Ms. Jullie mulai bercerita ke teman2nya untuk memakai Oriflame. Setelah satu bulan bergabung, tiba2 ada surat dari Oriflame datang lewat Pos memberitahu bahwa ada bonus buat Ms. Julie sebesar 1000 peso. Sekitar 100 dolar.

Ms. Julie berfikir itu adalah bohong, hanya iklan Oriflame saja. Tapi ternyata itu berita sangat mengejutkan yang nyata.

Ms. Julie semakin terkejut karena selama ini beliau selalu mempromosilan restaurant tempat dia makan, film yang bagus, tapi cuma oriflame yang membayar beliau karena beliau mempromosikan oriflame. Dari situ Ms. Julie semakin semangat mempromosikan Oriflame ke teman2nya. Dari situ penghasilan meningkat setiap bulannya hingga berjuta juta. Dan akhirnya ms. Julie tidak menyelesaikan kuliah Masternya karena memilih berbisnis Oriflame sambil bisa di rumah sering2 bersama anak2nya.

Ms. Jullie semakin senang karena teman2nya juga punya penghasilan dari Oriflame. Setelah 2 tahun menjalani bisnis ini, temannya menjodohkan Ms. Julie dengan seorang anggota DPR. Thn 1997 bu Jullie menikah. Setelah menikah, Ms. Jullie berhenti menjalankan bisnis Oriflame. Ms. Jullie mulai merintis karir mendukung suaminya dengan kampanye2 politik. Tapi beliau tidak berhenti menggunakan produk Oriflame.

Lalu suami beliau menjadi menteri kelautan. 9 thn kemudian setelah tidak menjalankan bisnis oriflame, bu Jullie kaget karena di account banknya oriflame masih mentransfer bonusnya setiap bulannya sekitar 700 dolar padahal dia hanya menjalankan bisnis oriflame 3 tahun dan selama 9 thn setelah itu tidak menjalankan bisnisnya.

Hanya satu bulan di tahun 2003, bu Jullie tidak mendapatkan bonus dr oriflame karena dia lupa belanja menggunakan produk oriflame karena sedang sibuk Pemilu di sana.

Thn 2007 ms. Jullie kembali kaget karena di rekeningnya bonus dari oriflame bertambah banyak sekitar 1200 dolar. Sebenarnya bu Jullie ingin telepon Oriflame karena bonus ini, tapi beliau takut, karena di benaknya oriflame akan malah tau bahwa selama ini dia tidak pernah menjalankan bisnisnya lagi, tapi tetap menikmati bonusnya.

Suatu hari Ms. Julie mendapatkan telepon dari Oriflame, disitu beliau merasa takut karena di benaknya oriflame tau selama ini dia 'tidak ngapa2in' di bisnis ini, dan mungkin juga ingin meminta bonus yang selama ini ditransfer ke rekeningnya. Padahal uang bonus itu sudah habis dinikmatinya.

Ternyata, telepon itu memberi tahu bahwa ms. Julie mendapatkan perjalanan liburan dari Oriflame ke Spanyol. Tapi suaminya memberi tahu, tidak usah pergi karena mungkin Oriflame mau mencuci otak agar ms. Jullie mau mulai menjalankan bisnis oriflame lagi.

Tapi Ms. Julliet percaya Oriflame tidaklah perusahaan seperti itu, karena selama ini pun Ms Jullie tidak bekerja selama 9 tahun tapi masih mendapatkan bonusnya.

Perjalanan pertama liburan Ms. Julliet ke Tenerife di Spanyol ini membuat ms. Jullie terkesan karena ada sekitar 4800 orang menikmati liburan itu (dan saya, meuthia rizki, ada dalam liburan itu. Alhamdulillah)

Di saat itu ms. Jullie mendengar komitmen Oriflame Mexico ingin menjadi nomer satu di dunia. Lalu ms. Julie berfikir, oriflame mexico pasti akan berusaha menjadi nomer satu di dunia ada atau tidak ada ms. Jullie di dalamnya.

Setelah dia kembali ke mexico, ms. Jullie bertekad untuk kembali menjalani bisnis ini. Dan dia mengatakan ini kepada teman2nya juga suaminya, bahwa dia ingin menjadi bagian membuat oriflame mexico menjadi nomer satu dunia.

Pada perjalanan liburan berikutnya dari Oriflame ke Yunani thn 2008, ms. Jullie mendegarkan banyak testimoni leader2 dunia tentang Sarpio. Saat itu ms. Julie ingin sekali bertemu dan berkenalan dengan seseorang bernama Sarpio. Tapi betapa kagetnya beliau ketika tau bahwa Sarpio adalah bukan nama seseorang, tapi adalah nama system Oriflame yang bisa membuat seorang consultan melesat cepat. Ms. Juliet cukup sedih karena di mexico tidak ada yang mengenal sistem oriflame ini.

Di Tahun 2009 ketika menjadi diamond dan pergi liburan ke Dubai dari Oriflame, ms. Julie mulai berfikir ingin membawa semua keluarganya berangkat liburan. Lalu beliau mulai belajar tentang Sarpio karena beliau ingin menjadi seorang executive director dimana beliau harus punya 12 director langsung di bawahnya jika ingin punya 4 tiket untuk bisa membawa keluarganya.

Ms. Julie dengan downlinenya mulai melakukan home sharing, presentasi yang rutin, dan meeting2 bersama downlinenya sesuai apa yang dikatakan Sarpio.

Mulai bekerja bersama leader2nya dengan serius dan konsisten.

Hasilnya, dari tahun 2009 yang hanya jadi diamond, di tahun 2010 ms. Julie menjadi seorang President Director dengan 4x Cash award sepanjang tahun dari ratusan juta hingga 1 milar rupiah.

Luarrrrrr biasa!!!

(Ibu Julieta Guzman dg Pak Ted Bowman President Oriflame Indonesia)

Ayoooo... Belajar sarpio mulai dari sekarang yaaaaa..

*Histeriiissss ingin menjadi president director!! *

- diambil dari milis BossFam -
=================================================================
Nah pelajaran apa yang bisa kita petik dari sharing tersebut ? Silahkan anda berpikir..
Buat saya, sharing tersebut membuat saya semakin YAKIN bahwa saya sudah berada di tempat yang tepat, di perusahaan yang tepat, untuk membangun karir saya !
Cepat atau lambat, selama saya konsisten menggunakan produknya, apalagi menjalankan bisnisnya... Saya pasti akan sampai di puncak karir yang saya inginkan. Daan... saya bisa pensiun dengan tetap mendapat income yang LUAR BIASA pastinya... Bukan hanya itu, saya bisa mewariskan bisnis ini untuk anak cucu saya !!
Dimana lagi kita bisa mendapatkan itu semua kalau bukan di ORIFLAME ??

Buat teman-teman seperjuangan ku di BossFam, jangan pernah menyerah !!
Buat yang belum bergabung, silahkan di pikirkan baik-baik peluang bisnis ini... Kontak aku kalau ingin tau lebih lanjut ya :)

Minggu, 07 November 2010

Promo : Midnight Collection

Pengen share banyaak hal tentang apa yang saya dapet di LC Seminar 6 - 7 November kemarin. Karena dah ga sabar pengen umumin promo keren nya Oriflame, saya post yang ini dulu yaa...
Kalau kita kerja keras, kita pasti dapet...




Oriflame emang ga ada mati-nya !!! Mau kasih Honda Revo seharga hampir 12 juta ini kepada semua konsultan yang memenuhi kriteria. Kebayang gak sih ? Walopun gw dah pernah dapet motor kayak gini waktu Doorprize Hut kantor tahun lalu... tetep aja mupeng ama yang satu ini...
Gimana engga... Dikasih reward yg begini kereen atas prestasi kita, pasti seneng bangeet doonk. Nah ini caranya yaa



Nah program ini SPESIAL. Karena HANYA UNTUK SENIOR MANAGER KEATAS.
Syarat utamanya : Minimal HARUS jadi SM di C11 ini LALU rekrut sebanyak2nya member baru selama periode Promo Midnight Collection (15 Nov-30 Dec) dan pertahankan MINIMAL 75 orang yang bergabung selama periode tersebut hingga mencapai WP3, dan PERTAHANKAN POSISI anda hingga C2 2011. Maka otomatis bila ANDA SENIOR MANAGER KEATAS yang memiliki 75 orang WP3, dipastikan anda PASTI dapat Honda Revo nya. Karena ini TIDAK DIBATASI. Ingat baik2 ya persyaratan ini. Mudah2an JELAS dan tidak tanya2 lagi. :)

Naaaaah Oriflame nih gak asal nyuruh rekrut yang banyak, pasti banyak yang komplen tuh kalo disuruh rekrut yang banyak tapi gak dikasih promo2 spesial. Niiih simak promo spesialnya supaya kalian semua bisa rekrut yang banyak sekali dan rekrutan kalian semua bisa dapet hadiah looooh. Nih nih … Self Explanatory yaaaa


Naaaah jelas ya .. itu tadi hadiah untuk member baru, ada 4 Welcome Program. Cakeeep banget.

Lalu apa dong hadiah untuk sponsornya ?

Ini dia … self Explanatory juga yaaaa





Jadi lengkap sudah yaaaa

Ada promo join yang hanya 39.900 dan cash back 39,900

Ada promo Welcome Program Spesial 1-4 untuk new member

Ada promo Rekrut untuk Sponsor yang berhasil merekru 2,3 hingga 4 orang

Ada promo Honda Revo untuk Senior Manager ke atas

Oriflame itu adil banget yaaaa

Buat kalian semua yang mupeng abis, pengen semua2nya, ayo gabung sama aku yuuuk, lumayan kan kalo bisa jadi Diamond penghasilannya minimal 30 juta loooh … yuk aaaaaahhhh colek2 saya di FB, Telp, SMS, YM, Gtalk, BBM, mana2 aja deeeeeyyy
ditunggu yaaa

*disadur dari blognya ilna*

Selasa, 02 November 2010

Butterfly Stories

”Suatu hari, Muncul celah kecil pada sebuah kepompong; seorang pria duduk dan memperhatikan calon kupu2 tsb berjuang keras selama berjam2 untuk mendorong tubuhnya keluar melalui lobang kecil tersebut.”


Kemudian, tampaknya usaha tsb sia sia, berhenti dan tidak ada perkembangan yang berarti. Seolah-olah terlihat usaha tersebut sudah mencapai satu titik, dimana tak ada harapan dan tidak bisa berkelanjutan.

Maka, dengan kasihan pria tsb memutuskan untuk membantu kupu2 itu. Kemudian dia mengambil sebuah gunting dan membuka kepompong itu. Kupu2 itu pun keluar dengan sangat mudahnya, dan ia pun menggeliatkan tubuhnya yang lelah berjuang sambil menghirup udara segar bumi ini.

Tapi apa yg terjadi?

Ternyata Kupu2 itu memiliki tubuh yg tidak sempurna. Tubuhnya kecil dan sayapnya tidak berkembang. Cacat seperti makhluk yang tak ingin dilahirkan oleh induknya.

Dengan sedikit kecewa, pria itu tetap memperhatikan dan berharap kalau tidak lama lagi, sayap tersebut akan terbuka dan membesar lalu berkembang menjadi kuat untuk dapat mendukung badan kupu2 itu sendiri dan bisa mengepak diantara udara yang berhembus mengantarkan sang kupu2 hinggap disatu putik ke putik yang lain.

Ternyata semua yg diharapkan pria itu tidak terjadi !

Kenyataanya, kupu2 tersebut malah menghabiskan seluruh hidupnya merayap dengan tubuhnya yg lemah dan sayap yg terlipat. Ia tak pernah bisa terbang. Sayapnya pun tak pernah mengembang. Kini kupu2 tersebut terpaksa menghabisi sisa hidupnya diatas tanah. Berjalan dengan kaki-kaki rapuhnya. Dan tidak pernah tahu bagaimana rasanya terbang diantara angin yang bertiup.

Selamanya.....

Apa yang pria itu lakukan, dengan segala kebaikan dan niat baiknya, dia tidak pernah mengerti.

Bahwa perjuangan untuk mengeluarkan badan kupu2 dari kepompong dengan cara mengeluarkan seluruh cairan dari badannya adalah suatu proses yang dibutuhkan, sehingga sayapnya dapat berkembang dan siap untuk terbang begitu keluar dari kepompong tersebut,sesuai dengan yang sudah ditentukan oleh TUHAN.

Seringkali, Perjuangan adalah sesuatu yg kita butuhkan dalam hidup ini. Begitulah kisahnya..

Jika TUHAN memperbolehkan kita melewati hidup ini tanpa cobaan,hal ini akan membuat kita lemah.. Kita tidak akan sekuat seperti apa yang kita harapkan, dan tidak akan pernah terbang seperti kupu2 itu.

Kita meminta Kekuatan...dan TUHAN memberi kita kesulitan untuk kita hadapi dan membuat kita menjadi kuat.

Kita meminta kebijaksanaan...dan TUHAN memberikan kita masalah2 yg harus kita pecahkan.
Kita meminta kemakmuran...dan TUHAN memberikan otak dan kekuatan untuk bekerja.
Kita meminta Keberanian...dan TUHAN memberi kita rintangan untuk kita hadapi.
Kita meminta Cinta...dan TUHAN memberikan orang2 yg dalam kesulitan untuk kita bantu.
Kita meminta pertolongan...dan TUHAN memberi kita kesempatan

“ Kita tidak menerima apa yang kita inginkan..Tapi kita menerima apa yang kita butuhkan. " begitulah bunyi dari setiap kata sabar yang terlantun dari makna sebuah doa..

Jalanilah hidup tanpa ketakutan, hadapi semua masalah dan yakinlah bahwa kita dapat mengatasi semua itu.

Tuhan takkan memberikan ujian dan cobaan jika Dia tahu hambaNya takkan pernah sanggup melewati dan menyelesaikannya. Itulah kenapa Dia memilih manusia sebagai pemakmur BUMI, ketika malaikat dan iblis berseteru tentang siapa yang pantas menjadi KHALIFAH..

Percayalah kawan, kita terlahir ke dunia ini bukan tanpa tujuan dan alasan. Hanya waktu yang kita butuhkan untuk bisa mendapatkan jawaban itu... dan selama waktu itu belum tersentuh, tetaplah melangkah dan mencari arti hadirnya dirimu di bumi ini.